Menjelang pelaksanaan Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jabar, aksi black campaign alias kampanye hitam marak terjadi. Namun aksi negatif itu kini dinilai tak lagi efektif.
Pernyataan tersebut diungkapkan Presiden PKS Anis Matta. Dia menilai, aksi black campaign yang menerpa pasangan calon Ahmad Heryawan-Deddy Mizwar dalam Pilgub Jabar sudah tidak efektif. Hal itu terlihat dari hasil quick count yang menyebutkan pasangan nomor urut 4 itu memiliki suara terbanyak dalam Pilgub Jabar.
“Black campaign tidak
terlalu efektif karena tidak berpengaruh terhadap pasangan kami,” ujar
Anis sesaat sebelum acara internal PKS di Gedung Wahana Bhakti Pos,
Jalan RE Martadinata, Kota Bandung, Kamis (28/2/2013).
Meski begitu, dia menilai serangan black campaign merupakan hal yang wajar dalam sebuah pesta demokrasi. Aksi tersebut pun dinilai tidak mengganggu semangat kemenangan. “Black campaign malah jadi positif karena kita lawan dengan white campaign,” katanya.
Lebih lanjut Anis menilai, proses quick count bisa
menjadi dasar penghitungan suara karena memiliki dasar metode ilmiah
yang tepercaya. Pernyataan itu dia lontarkan demi menyadarkan sejumlah
pasangan calon lainnya yang belum mengakui kemenangan Aher-Demiz.
“Saya kira tidak perlu beralasan karena semua lembaga survei memberikan angka yang relatif sama," pungkasnya.
Dia
menambahkan, kemenangan Heryawan dalam ajang Pilgub Jabar merupakan
hasil dari konsolidasi internal partai pascaditerpa kasus dugaan korupsi
impor sapi. Kini, partai bernomor urut 3 pada pemilu 2014 itu membidik
Pilgub Sumatera Utara. “Kemenangan ini buah dari konsolidasi nasional,"
ujar Anis.
Dia menjelaskan, kemenangan pasangan itu berkat kerja
keras kader dan relawan. Kemenangan itu juga terbilang sulit karena
partai yang dipimpinnya sedang berada di tengah badai. Menurutnya,
semangat kemenangan Heryawan telah menyebar kepada seluruh kader PKS di
Indonesia. Pihaknya pun menargetkan kemenangan serupa di Pilkada Sumut
pada 7 Maret mendatang.
Selain Pilgub Sumut, PKS juga membidik
pilkada di daerah lain, pileg dan pilpres. Khusus pileg, pihaknya
optimistis mampu bercokol di tiga besar. “Target kami berada di tiga
besar pada pileg nanti," pungkasnya.
* http://nasional.inilah.com/read/detail/1963270/kampanye-hitam-tak-lagi-efektif-di-pemilukada#.US__tDd5DIU

0 komentar:
Posting Komentar