STABAT- Raja Banjar Tuanku Baginda Sultan Gusti
Khairul Saleh menghimbau warga Banjar yang ada di Sumatera Utara
mendukung pasangan Islami, pengalaman dan yang mendukung etnis Banjar.
Menurutnya pasangan nomor urut lima yaitu Gatot Pujo Nugroho dan Tengku
Erry Nuradi tepat untuk dipilih menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur
Sumut periode 2013-2018.
“Keduanya adalah pejabat yang mengedepankan perilaku Islami dalam
hidupnya sehingga sesuai dengan adat masyarakat Banjar. Keduanya juga
sangat dekat dengan warga Banjar,” ujar Sultan Khairul Saleh, di Rumah
Adat Kalimantan/Banjar Lampau Banua, Jl RA Kartini, Langkat, Senin,
(25/2). Hal tersebut disampaikannya saat acara Peringatan Maulid (Aruf
Maulid) Nabi Muhammad SAW sekaligus peletakan batu pertama pembangunan
sekretariat Paduan Masyarakat Kulawarga Kalimantan (PMKK) berukuran 7×16
meter persegi.
Sultan Khairul Saleh mengatakan bahwa ciri orang Banjar adalah selalu
menjalankan syariat Islam, dan gemar shalat berjamaah seperti diatur
dalam perjanjian adat. Di matanya, Gatot dan Tengku Erry adalah sosok
yang menjalankan syariat Islam dengan baik dan menilainya memiliki
kesantuan, kebaikan, dan perhatian luar biasa ke semua etnis, khususnya
warga Banjar.
“Alhamdulillah orang Banjar di perantauan sangat diperhatikan oleh
pejabat setempat. Terima kasih kepada pak Gatot selaku pimpinan Sumut
dan sekaligus pembina masyarakat Banjar disini,” ujarnya.
Sultan ke-23 yang berbalut baju Kebesaran Sultan Banjar pun berpesan
kepada sekitar 400 ribu warga Banjar yang bernaung di PMKK agar
mengedepankan istilah Dimana Bumi Dipijak Disitu Langit Dijunjung. Ia
meminta PMKK yang kini tersebar di 17 Kabupaten/Kota di Sumut menjadi
sarana bersatu, saling asah asuh, saling mengingatkan soal kebaikan
terutama bila terkait dengan menjalankan syariat Islam sesuai dengan
perjanjian adat.
“Warga Banjar harus bisa menyelesaikan masalah dengan cara-cara yang
baik dan bermusyawarah. Dan yang terpenting adalah bersatu suara dan
solidaritas tinggi terutama terkait soal kebaikan, kemajuan dan
pembangunan,” papar Sultan Khairul Saleh.
Atas dukungan yang diperoleh dari Sultan Banjar, Gatot mengucapkan
rasa syukur dan terima kasih yang mendalam kepada warga Banjar yang
tersebar di Sumut. Ia mengakui bahwa selama ini warga Banjar begitu
mewarnai khazanah budaya di Sumut karena masyarakat Banjar dapat membaur
dengan baik di Sumut.
“Tradisi khas Banjar terpelihara baik seperti Ba-Asalai atau mengayun
anak dan Aruf Maulid atau Kenduri Maulid. Bahkan di Serdang Bedagai ada
kenduri maulid dari kampung ke kampung,” jelas Gatot.
Sebagai Ketua Pembina PMKK, Gatot meminta agar Sultan Khairul Saleh
tidak lupa memberikan bimbingan dan arahan kepada warga Banjar di Sumut.
“Mungkin karena kebanyakan warga sudah lama tak pulang kampung atau
lahir di Sumut, maka ada budaya yang terlupakan,” sebutnya.
Acara maulid tersebut sekaligus dilanjutkan dengan peletakan batu
pertama pembangunan Sekretariat PMKK di Langkat. Selaku pembina, Gatot
meminta semua warga saling mendukung. Bangunan ukuran 7×16 meter persegi
dengan lima ruangan itu rencananya untuk menjaga adat istiadat Banjar
di Langkat.
Sultan Khairul Saleh, diakhir acara menyerahkan Keris Pusaka Banjar
sebagai simbolis tanda ikatan erat antara dirinya, Gatot dan Tengku
Erry. Ketiganya juga menyaksikan adat istiadat lokal Banjar yaitu 110
ibu yang mengayun anaknya atau Ba-Asalai dan Sembilan Balai Banjar.(*)
sumber : http://gatotpujonugroho.com/raja-banjar-himbau-warganya-di-sumut-dukung-gatot-t-erry/

0 komentar:
Posting Komentar